Skip to main content

Bawaslu Wonosobo bersihkan puluhan ribu APK

WONOSOBO - Bawaslu Kabupaten Wonosobo memasuki masa tenang , terhitung (14-16/5) menyerukan kepada semua peserta Pemilu, menghentikan aktivitas kampanye. Karena sesuai tahapan, Kampanye sudah dimulai sejak 23 September 2018 - 13 April 2019. 

" Sudah sekitar tujuh bulan, peserta pemilu dan tim pelaksana kampanye sudah dikasih hak berkampanye,  masa kampanye sudah berakhir. Kami berharap semua tertib dan taat, hormati masa tenang,"ungkap Ketua Bawaslu Wonosobo Sumali Ibnu Chamid kemarin (14/5).

Ditegaskan dia, dimulainya masa tenang, diikuti penertiban di lapangan. Di antaranya Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Kampanye (BK) di semua lokasi umum di Wonosobo. Termasuk mobil branding juga ikut ditertibkan. Karena itu bagian dari cara kampanye. Total hasil pengawasan Bawaslu APK dan BK sebanyak 33.700 lebih yang  ditertibkan.

"Data itu, hasil identifikasi pengawasan Bawaslu dari tingkat kabupaten sampai TPS, sejak pukul 00.00 masuk tanggal 14 April kita tertibkan bersama tim terpadu," tegasnya.

Untuk penertiban ini, lanjut pria yang akrab disapa Mas Ale ini, melibatkan 3500 orang, terdiri dari Pengawas TPS, Pengawas Desa dan Kelurahan, Panwascam, Bawaslu serta unsur dari Satpol PP dan Kepolisian.

"Serentak hari ini semua APK Caleg, Calon DPD dan Capres Cawapres kita tertibkan," ujarnya.

Eko Fifin Haryanti Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Wonosobo menambahkan, sebelum penertiban, Bawaslu sudah melayangkan surat kepada tiap Partai Politik agar menertibkan sendiri APK dan BK hasil pengawasan Bawaslu, termasuk meminta agar mobil branding pribadi mengandung unsur kampanye ditertibkan sendiri. Apabila tidak, pihaknya akan tertibkan.

"Karena tahapan kampanye sudah berakhir, semua jenis kampanye tidak dibolehkan,"ujarnya.

Anas Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa mengatakan, sesuai prosedur dalam penertiban, semua hal dituangkan dalam Berita Acara. 

"Prosedur ini sudah diinstruksikan ke jajaran pengawasan sampai tingkat TPS,"tambahnya. (Humas Bawaslu Wonosobo)