Skip to main content

Burat Resmi Jadi Desa Anti Politik Uang

Peresmian Desa Burat sebagai Desa Anti Politik Uang sudah selesai dilaksanakan pada hari ini, Sabtu 9 November 2019. Acara yang dimulai pada pukul 10.00 WIB ini berlangsung cukup meriah, pasalnya selain dihadiri oleh Warga Desa Burat, dalam acara ini Bawaslu KabupatenWonosobo juga mengundang jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Kepil dan juga Kepala Desa se-kecamatan Kepil.

Pada kesempatan tersebut Ir. Gunawan Setya diselaku Kepala Desa Burat memimpin sendiri pembacaan Deklarasi Desa Burat sebagai Desa Anti Politik Uang yang ditirukan oleh semua pengunjung yang hadir. Isi deklarasi tersebut antara lain menyatakan komitmen Warga Desa Burat untuk Terlibat aktif dalam pengawasan pemilu dan pilkada Kabupaten Wonosobo Tahun 2020, mewujudkan demokrasi bersih dan bermartabat, siap menjadi bagian dalam memberantas berita hoax, melawan eksploitasi Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan dalam pemilu dan pilkada, serta komitmen untuk menolak praktek politik uang dalam Pemilu dan Pilkada.

awas

Pak Gun juga mengungkapkan Terimakasihnya kepada Bawaslu Kabupaten Wonosobo atas program Desa Anti Politik Uang yang dilaksanakan di DesaBurat. Beliau berharap dengan adanya program ini kedepannya masyarakat Desa Burat memiliki semangat baru dalam menghadapi pemilu-pemilu yang akan dating dengan lebih mengedepankan pelaksanaan Pemilu maupun Pilkada yang bersih dan bermartabat bagi masyarakat dan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin yang bersih dan mampu menjaga amanah dari masyarakat.

Sumali Ibnu Chamid selaku Ketua Bawaslu Wonosobo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Desa Burat yang telah menerima dan meberikan dukungan yang luar biasa atas Program Desa Anti Politik Uang di Desa Burat. Dia juga menyampaikan sanjungan kepada Desa Burat yang memiliki prestasi yang baik di tingkat Kabupaten Wonosobo bahkan di tingkat Provinsi Jawa Tengah. “kami tidak asal memilih Desa Burat ini sebagai sasaran program Desa Anti Politik Uang, tapi kami sudah terlebih dahulu mempelajari potensi-potensi dan prestasi Desa Burat yang sangat baik dalam berbagai bidang” ungkapnya.

somali

Sementara itu Nasir Salasa selaku Anggota Bawaslu Kabupaten Wonosobo yang mengawal secara intensif pelaksanaan Program Desa Anti Politik Uang di Desa Burat mengungkapkan bahwa Desa Burat adalah salah satu desa di Kabupaten Wonosobo yang memang layak untuk menjadi Pilot Project Program Desa Anti Politik Uang karena semangat warga dan masyarakatnya untuk berkomitmen menolak praktek politik uang serta mewujudkan pilkada 2020 yang bersih dan bermartabat. “kita berharap di Pilkada tahun 2020 yang akan datang di Desa Burat betul-betul bersih dari segala bentuk praktek politik uang sehingga pemimpin yang dihasilkan nantinya betul-betul adalah pemimpin yang bermartabat, memiliki kompetensi, kejujuran dan tanggung jawab tinggi terhadap masyarakat Wonosobo”.

pimpinan

Pada kesempatan yang sama Miswari selaku Camat Kepil menyampaikan terimakasihnya kepada Bawaslu Kabupaten Wonosobo yang telah memfasilitasi terlaksananya deklarasi Desa Anti Politik Uang untuk Pemilu dan Pilkada tahun 2020 di salah satu desa di Kecamatan Kepil yaitu Desa Burat. Miswari berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi desa-desa lain sehingga nantinya dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin yang sesuai dengan hati Nurani masyarakat. (Santo/ Humas Bawaslu Wonosobo)