Skip to main content

Kades Banjar Dukung Desa Anti Politik Uang

WONOSOBO – Warga Desa Banjar, Kecamatan Kertek, Wonosobo menyambut antusias kegiatan yang digelar oleh Bawaslu Kabupaten Wonosobo dalam mewujudkan Desa Anti Politik Uang. Kegiatan ini, dinilai akan memberikan dampak baik membangun kesadaran partisipasi warga dalam Pemilu maupun jenis pemilihan lain.

warga

Hardi Pelaksana Jabatan Kepala Desa Banjar, pada Senin (28/10/2019) mengatakan, sangat berterima kasih kepada Bawaslu Wonosobo,  karena telah memilih Desa Banjar menjadi salah satu desa percontohan untuk membentuk Desa Anti Politik Uang.

“Saya atas nama Pemerintahan Desa Banjar, sangat mendukung adanya kegiatan Bawaslu Wonosobo untuk menjadikan Desa Banjar sebagai Desa Anti Politik Uang,”Katanya, disela Rapat Koordinasi antara Bawaslu dengan tokoh desa setempat.

Hardi menegaskan, melalui forum yang digalakkan oleh Bawaslu Wonosobo dengan tokoh masyarakat di desanya, tokoh pemuda dan tokoh perempuan, akan memberikan dampak baik, utamanya dalam mendorong pendidikan pemilih.

bb

“Selain memberikan edukasi tentang Pemilu kepada masyarakat, harapan kami masyarakat akan lebih cerdas dalam menggunakan hak pilihnya dan yang paling penting masyarakat menjadi sadar dampak dari politik uang itu sendiri,”tegasnya.

Anggota Bawaslu Kabupaten Wonosobo Nasir Salasa menekankan, pentingnya membangun kesadaran masyarakat terhadap kepedulian mengawal jalannya penyelenggaraan Pemilu, agar tercipta Pemilu yang bermartabat dan jauh dari praktek politik uang.

“Harapan saya, Desa Banjar ini akan menjadi desa percontohan desa anti politik uang,”Katanya, saat menjadi pemateri pertemuan awal dengan warga.

Nasir

Dalam forum yang dihadiri oleh 50 orang berlangsung pukul 14.00 hingga 17.00 WIB, Nasir memberikan pemaparan materi tentang sanksi pidana bagi orang yang melakukan transaksi politik uang.

“Sebelum membangun  desa anti politik uang, hal terpenting adalah membangun kesadaran masyarakat terhadap budaya berpolitik tanpa transaksional,”tegasnya. (Dedik/Humas Bawaslu Wonosobo)