Skip to main content

Pemuda Pakuncen; Rumuskan Desa Anti Politik Uang

WONOSOBO - Bawaslu Kabupaten Wonosobo Bersama Pemuda Desa Pakuncen, Kecamatan Selomerto pada Senin ( 29/10/2019) merumuskan Desa Anti Politik Uang. 

Forum yang digelar di Balai Desa setempat tersebut, dimulai pukul 19.00 hingga pukul 23.00 diikuti sekitar 50 pemuda, dibuka oleh Kepala Desa Ali dan Ketua Bawaslu Wonosobo Sumali Ibnu Chamid. 

Kades Pakuncen Ali mengatakan, pihaknya menyambut baik program yang dikembangkan oleh Bawaslu Wonosobo berupa pembentukan desa Anti Politik Uang. 

“Sekitar seminggu lalu, ketua Bawaslu Wonosobo ke desa kita, ketemu saya, saya nyatakan saya dukung program ini seribu persen,”katanya. 

 

Pakuncen 01

 

Dalam sesi perumusan Ketua Bawaslu Wonosobo Sumali Ibnu Chamid melibatkan peran aktif peserta yang sebagian besar kalangan muda. Dia mengatakan menggunakan metode Lapak Ide. Metode ini menggunakan pendekatan Andragrogi di mana proses belajar bermuara pada pengalaman orang dewasa. 

“Peserta sebagian besar pemuda dan pemudi, kita harapkan jadi kader pengawas muda pemilu,”katanya. 

 

Pakuncen 02

 

Dalam memulai rumusan, kata pria yang akrab disapa Ale ini, peserta dibagi secara berkelompok. Tiap kelompok mendiskusikan tema meliputi : Demokrasi, pemahaman Trias Politika, Sejarah Pemilu di Indonesia, Apa Kebutuhan ada Pemilu, hingga harapan dari Pemilu. 

“Hasil diskusi tiap kelompok, atau belanja ide, kita jadikan Lapak ide, tiap kelompok kemudian saling berbelanja ide,”katanya. 

 

Pakuncen 03

 

Dari hasil tiap kelompok tersebut, sebagai potret praktek demokrasi dan pemilu yang dialami pemuda ini, kemudian muncul harapan untuk memperbaiki bersama. 

“Ujungnya pemuda merumuskan langkah strategis di desanya, mewujudkan pemilu bersih dan bermartabat,”katanya. 

 

Pakuncen 04

 

Monika salah satu peserta mengatakan, hasil dari pertemuan tersebut, Pemuda Desa Pakuncen bersepakat mewujudkan Pemilu yang Luber dan Jurdil. 


“Kita harus terlibat aktif dalam pemilu, mengawasi dan membentuk desa anti politik uang,”pungkasnya. (Humas Bawaslu Wonosobo)