Skip to main content

Bawaslu Wonosobo Siap Tangani Pelanggaran Pilkada 2020

Rakernis

Wonosobo- Bawaslu Kabupaten Wonosobo memberikan bimbingan teknis terkait penanganan pelanggaran pada Pilkada Tahun 2020, kepada jajaran Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Wonosobo dalam acara Rapat Kerja Teknis yang dilaksanakan pada  Senin, 16/3/ 2020.

Acara rakernis yang berlangsung pukul 12.30 hingga 17.30 WIB tersebut, diisi oleh tiga narasumber yang berasal dari Kepolisian Resor Wonosobo yaitu Kasat Reskrim Polres Wonosobo AKP. Mochamad Zazid, Staf divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Budi Evantri Sianturi, dan Anggota Bawaslu Kabupaten Wonosobo yang mengampu divisi penanganan pelanggaran Eko Fifin Haryanti.

Pada acara Rakernis ini, Mochamad Zazid yang akrab disapa dengan panggilan “Pak Zazid” tersebut meminta kepada Jajaran Panwaslu Kecamatan untuk dapat mengerti dan memahami teknis penaganan pelanggaran yang ada di wilayah kecamatan. “Apa saja yang harus dilakukan ketika ada dugaan pelanggaran pemilihan agar tidak keluar dari prosedur dan aturan perundang-undangan.” Ujarnya.

Zazid juga menyampaikan terkait alur penaganan dugaan tidak pidana pemilihan yang dilakukan oleh pihak kepolisian ketika dugaan tindak pidana pelanggaran pemilihan tersebut telah diteruskan kepada pihak kepolisian dan meminta kepada jajaran Panwaslu Kecamatan agar tidak segan-segan menyampaikan kepada beliau apabila oknum kepolisian yang berada di wilayah Kecamatan tidak mau diajak kerja sama.

Panwaslu kecamatan diminta agar tidak takut dalam melaksanakan tugasnya untuk menangani setiap dugaan pelanggaran pemilihan di wilayahnya masing-masing karena Pihak Kepolisian akan selalu siap mem-back up jika terjadi hal-hal yang tidak dinginkan misalnya intimidasi atau bahkan kekerasan.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama kurang-lebih 5 jam tersebut, Budi Evantri Sianturi menyampaikan beberapa hal kepada Panwaslu Kecamatan terkait penanganan pelanggaran pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020. Budi menyampaikan garis-garis besar penanganan pelanggaran yang harus dilakukan oleh Pawnaslu Kecamatan baik oleh Anggota maupun jajaran kesekretariatan dan staf yang ada di Panwaslu Kecamatan.

“Dalam strategi pengawasan, penindakan ini adalah tindak lanjut dari upaya pencegahan yang dilakukan oleh jajaran Bawaslu sampai Pengawas TPS. Jadi sebelum ada penindakan yang kita lakukan tentunya harus ada terlebih dahulu upaya pencegahan yang kita lakukan” paparnya.

Sementara itu Anggota Bawaslu Kabupaten Wonosobo Eko Fifin Haryanti, juga menegaskan kepada jajaran Panwaslu kecamatan supaya selalu solid dalam berkomitmen menindak segala bentuk pelanggaran yang terjadi di wilayah masing-masing. Panwaslu Kecamatan diminta selalu berkoordinasi dengan Bawaslu Kabupaten Wonosobo dalam menangani setiap dugaan pelanggaran yang terjadi.

“Jangan khawatir, kami dari Bawaslu Kabupaten Wonosobo akan selalu mendampingi setiap penanganan dugaan pelanggaran yang terjadi di kecamatan baik yang terindikasi pelanggaran pidana maupun yang bukan ranah pidana” tuturnya.

Dengan dilaksanakannya kegiatan Rapat Kerja Teknis ini diharapkan jajaran panwaslu kecamatan dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dalam menangani setiap dugaan pelanggaran yang terjadi pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo tahun 2020 di wilayah kecamatan masing-masing dengan lebih optimal dan tidak menyimpang dari regulasi yang ada. (Santo/Humas Bawaslu Wonosobo)