Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Wonosobo Ikuti Rakor Penyusunan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP)

Zoom

Bawaslu Wonosobo Sosialisasi Persiapan Penyusunan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah secara daring, Kamis (1/10/2026).

Wonosobo – Bawaslu Kabupaten Wonosobo mengikuti Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pengawasan Secara Berjenjang bertema “Sosialisasi Persiapan Penyusunan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP)” yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah secara daring, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan ini membahas persiapan penyusunan IKP sebagai instrumen pemetaan potensi kerawanan pemilu yang menjadi dasar dalam merumuskan strategi pencegahan dan pengawasan pada tahapan pemilu mendatang.

Dalam arahannya, Muhammad Amin menegaskan bahwa penyusunan IKP perlu memperhatikan karakteristik dan dinamika masing-masing wilayah. Pengalaman Pemilu 2024 menunjukkan bahwa kondisi sosial, politik, dan budaya memiliki pengaruh terhadap munculnya potensi kerawanan di suatu daerah.

“Kalau belajar dari pengalaman kita di 2024 kemarin, di Jawa Tengah sendiri sangat variatif, terutama menyangkut kondisi sosial, politik, budaya dan lainnya yang menjadi titik rawan ketika dalam proses tahapan,” kata Amin.

Ia juga menekankan bahwa pemetaan kerawanan tidak dapat hanya mengacu pada hasil pemetaan sebelumnya. Dinamika di setiap daerah dapat berubah, sehingga penyusunan IKP perlu didukung metodologi yang cermat, mulai dari penentuan indikator, penarikan sampel hingga penggunaan bukti pendukung (evidence).

“Ini menjadi pijakan kita dalam bagaimana tata laksana pencegahan, pengawasan, kemudian tata laksana pendidikan,” imbuhnya.

Sementara itu, Dhyan Kartika Wulandari, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan kesiapan pengawasan di tingkat kabupaten.

Penulis : Humas Bawaslu