Cegah, Cek, dan Lapor, Bawaslu Wonosobo Ajak Masyarakat Kawal Pilkades 2026
|
Wonosobo – Anggota Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Ariantono dan Nasir Salasa, mendorong masyarakat untuk aktif mengawal pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 agar berlangsung aman, damai, dan bermartabat.
Hal tersebut disampaikan saat keduanya menjadi narasumber Pendidikan Politik bagi Masyarakat bertema “Meningkatkan Peran Masyarakat dalam Mewujudkan Pilkades Aman, Damai dan Bermartabat” yang diselenggarakan Kesbangpol Kabupaten Wonosobo di Aula Kecamatan Leksono, Selasa (29/9/2026).
Ariantono menekankan pentingnya pengawasan partisipatif melalui tiga langkah, yakni cegah, cek, dan lapor. Menurutnya, masyarakat tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga bagian dari upaya pencegahan pelanggaran.
“Masyarakat bukan sekadar pemilih, tetapi bagian dari ekosistem pencegahan,” ujar Ariantono.
Ia juga menyampaikan Trilogi Pilkades Berintegritas, yaitu bersih tanpa politik uang, cerdas tanpa hoaks, dan damai tanpa ujaran kebencian. Masyarakat diimbau tidak menerima politik uang, melakukan verifikasi informasi sebelum membagikannya, serta mengedepankan kritik terhadap gagasan dan program, bukan menyerang identitas pihak lain.
Sementara itu, Nasir Salasa menyampaikan materi mengenai regulasi dan tahapan Pilkades, mulai dari persiapan, pencalonan, kampanye, masa tenang, pemungutan dan penghitungan suara, hingga penetapan calon terpilih.
Nasir menekankan pentingnya netralitas panitia serta kepatuhan terhadap larangan selama tahapan Pilkades. Kampanye dijadwalkan berlangsung pada 19–21 November 2026, sedangkan masa tenang pada 22–24 November 2026.
“Panitia wajib menjaga netralitas dan tidak memihak kepada calon tertentu,” jelas Nasir.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memahami aturan pemungutan suara dan bersama-sama menjaga agar seluruh tahapan Pilkades berlangsung jujur, tertib, dan berintegritas.
Penulis : Humas Bawaslu