Monday Spark, Bawaslu Wonosobo Matangkan Sejumlah Agenda Strategis
|
Wonosobo – Bawaslu Kabupaten Wonosobo melaksanakan Monday Spark pada Senin (21/9/2026) di Ruang Rapat Bawaslu Kabupaten Wonosobo. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan dan staf Bawaslu Kabupaten Wonosobo.
Rapat dibuka oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Nasir Salasa. Dalam pembukaannya, Nasir menyampaikan sejumlah agenda yang menjadi bahan pembahasan, di antaranya persiapan rolasan terkait kode etik penyelenggara ad hoc, laporan dan informasi pascapelaksanaan kelas sengketa, laporan pascapleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di KPU Kabupaten Wonosobo, pelaksanaan uji petik PDPB, serta persiapan Unit Kerja Mandiri (UKM).
Selanjutnya, Ketua Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Sarwanto Priadhi, memberikan arahan kepada seluruh jajaran. Ia menyampaikan bahwa Bawaslu Kabupaten Wonosobo bersama 138 satker lainnya telah ditetapkan sebagai Unit Kerja Mandiri. Menurutnya, penerapan Indikator Kinerja Utama (IKU) menjadi bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan UKM.
“Mari kita sambut keputusan ini sebagai konsekuensi logis dan perlu dukungan dari seluruh jajaran sekretariat. Persiapkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Sarwanto.
Sarwanto juga menyampaikan arahan terkait rencana riset yang akan dikembangkan di tingkat masyarakat. Ia mengajak jajaran untuk mulai mempersiapkan pelaksanaan riset tersebut serta mengikuti setiap kegiatan yang menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab kelembagaan.
“Mari kita ikuti semua kegiatan kita. Terima kasih atas iktikad baik teman-teman dalam bekerja di Bawaslu Wonosobo,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Ariantono, menekankan pentingnya tiga aspek dalam menjalankan tugas, yakni etikabilitas, intelektualitas, dan elektabilitas. Ketiga aspek tersebut dinilai penting sebagai bagian dari penguatan profesionalitas jajaran dalam melaksanakan tugas pengawasan.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Fitrian Puji Istriatno, memaparkan laporan dan informasi terkait tindak lanjut pascapelaksanaan kelas sengketa.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemaparan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Dhyan Kartika Wulandari, terkait uji petik dalam rangka penyusunan pemetaan kerawanan isu strategis Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan berbasis riset. Uji petik tersebut direncanakan dilaksanakan di Desa Gemblengan, Kecamatan Garung.
Melalui pelaksanaan Monday Spark, Bawaslu Kabupaten Wonosobo terus mendorong koordinasi internal, penguatan kapasitas jajaran, serta kesiapan dalam melaksanakan berbagai agenda kelembagaan secara terarah dan berkelanjutan.
Penulis : Humas Bawaslu