Pleno PDPB Triwulan III, Bawaslu Wonosobo Tekankan Akurasi Data Pemilih
|
Wonosobo – Bawaslu Kabupaten Wonosobo menghadiri sekaligus melakukan pengawasan terhadap Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Wonosobo yang dilaksanakan KPU Kabupaten Wonosobo pada Selasa (29/9/2026) di Kantor KPU Kabupaten Wonosobo.
Kegiatan dihadiri oleh sejumlah unsur, mulai dari perangkat daerah, stakeholder terkait, partai politik. Bawaslu Kabupaten Wonosobo hadir melalui Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H), Dhyan Kartika Wulandari, bersama staf.
Rapat pleno dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Wonosobo Ruliawan Nugroho. Dalam pembukaannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu Kabupaten Wonosobo atas berbagai saran perbaikan yang telah disampaikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan data pemilih yang semakin mutakhir dan akurat.
Selanjutnya, Anggota KPU Kabupaten Wonosobo Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Yusy Arafah, menyampaikan perkembangan tindak lanjut terhadap saran perbaikan Bawaslu. Dari dua saran perbaikan dengan total 790 data, sebanyak 665 data telah ditindaklanjuti, sementara 125 data belum dapat ditindaklanjuti karena elemen data yang belum lengkap.
Secara rinci, pada saran perbaikan pertama terdapat 356 data yang telah ditindaklanjuti dan 73 data belum ditindaklanjuti. Sedangkan pada saran perbaikan kedua terdapat 309 data yang telah ditindaklanjuti dan 52 data belum ditindaklanjuti.
Dalam pleno juga disampaikan bahwa selama PDPB Triwulan III Tahun 2026 terdapat 4.179 perbaikan data pemilih. Hasil rekapitulasi PDPB Kabupaten Wonosobo pada Triwulan III mencatat 367.435 pemilih laki-laki dan 357.369 pemilih perempuan, sehingga total pemilih berkelanjutan menjadi 724.804 pemilih.
Anggota Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Dhyan Kartika Wulandari menyampaikan bahwa Bawaslu Kabupaten Wonosobo sebelumnya juga telah melaksanakan uji petik di sejumlah desa untuk memastikan kesesuaian data pemilih dengan kondisi faktual di lapangan.
“Kami memastikan saran perbaikan yang memiliki elemen data lengkap dapat ditindaklanjuti. Memang terdapat sejumlah data yang belum dapat kami lengkapi karena keterbatasan elemen data. Kami juga berharap pelaksanaan uji coklit oleh KPU dapat menambah jumlah sampel sehingga kualitas data semakin baik,” ujar Dhyan.
Ia turut mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin antara Bawaslu dan KPU Kabupaten Wonosobo dalam proses pemutakhiran data pemilih.
Melalui pengawasan PDPB secara berkelanjutan, Bawaslu Kabupaten Wonosobo berkomitmen untuk terus mengawal proses pemutakhiran data pemilih agar menghasilkan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Penulis : Humas Bawaslu