Skip to main content

Desa Lereng Gunung Pakuwojo terbentuk Kesadaran Anti Politik Uang

Wonosobo – Bawaslu Kabupaten Wonosobo membentuk kembali Desa Anti Politik Uang di Desa Laranganlor, Kecamatan Garung, pada Rabu, (29/9/21). Pembentukan desa kali ini dilakukan di lereng Gunung Pakuwojo, Bawaslu tetap melakukan sosialisasi dengan semangat menjangkau daerah perbatasan.

Merangkul beberapa elemen masyarakat mulai dari Kepala Desa Laranganlor, Perangkat Desa Laranganlor, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan serta Pemuda Karang Taruna. Bawaslu Kabupaten Wonosobo ingin mengikutsertakan semua elemen masyarakat untuk mensukseskan kegiatan pengembangan Desa Binaan. Rangkaian kegiatan terdiri dari sambutan, launching, deklarasi, FGD dan penanaman pohon secara simbolis.

Sebelum masuk ke dalam rangkaian kegiatan, Dangin selaku Kepala Desa Laranganlor dan tuan rumah acara, menyambut dengan baik adanya pembentukan Desa Pengawasan dan memilih Desa Laranganlor sabagai salah satu desa terpilih.

Saya mengucapkan selamat datang kepada Jajaran Bawaslu Wonosobo, yang sudah berkenan hadir dan memberikan materi kepada masyarakat. Kami berharap acara tersebut dapat bermanfaat dan memajukan pemahaman politik bagi masyarakat Desa Laranganlor untuk segala pemilihan menghindari Politik Uang.” Ungkapnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Wonosobo mengajak kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif mengawasi dalam gelaran Pemilu dan Pemilihan. “Partisipatif masyaarkat sangat penting, untuk mewujudkan proses demokratisasi agar berjalan sesuai asas Luberjurdil. Harapanya adanya materi ini akan menambah wawasan Pemilu khususnya masyarakat sebagai agen/pelapor praktik Money Politik di daerah Laranganlor, Kecamatan Garung.” Terangnya.

Acara dilanjutkan dengan Presentasi oleh empat kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari lima orang. FGD saling mendiskusikan tema besar Money Politik  berdasarkan peraturan perundang-undangan sampai pada Praktik di Desa Laranganlor.

peserta

Beberapa solusi yang dapat ditarik kesimpulan adalah Kampanye harus didasarkan visi-misi calon, sesuai peraturan perundang-undangan. Harus diadakan Pendidikan Politik dengan melibatkan berbagai tokoh agama, tokoh masyarakat untuk disebarkan ke warga Desa Laranganlor. Pembentukan Satuan Tugas (satgas) Politik Uang sukarelawan Desa Laranganlor. 

Acara dilanjutkan dengan Penandatangan MoU sebagai bentuk kerjasama antara Bawaslu Kabupaten Wonosobo dengan Pemerintahan Desa Laranganlor, sebagai komitmen dalam Membentuk Desa Anti Politik Uang Desa Laranganlor, Kecamatan Garung.

Acara berikutnya, penyerahan piagam kepada Pemerintahan Desa Laranganlor, diserahkan oleh Anggota Bawaslu Bapak Anas kepada Bapak Dangin Kepala Desa Laranganlor. Acara diakhiri dengan penanaman pohon Bawaslu oleh Jajaran Pimpinan Bawaslu, Jajaran Perangkat Desa Laranganlor, Tokoh Masyarakat Desa Larangan lor, serta disaksikan oleh semua peserta.

Pembentukan desa merupakan ikhtiar Jajaran Bawaslu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat agar aktif mengawasi pelaksanaan Pemilu ataupun Pilkada. Dengan mengajak masyarakat turut aktif mengawasi politik uang, harapannya pelaksanaan pesta demokrasi tidak hanya terjebak pada politik transaksional yang mencederai etika dalam politik. Lebih dari itu, terpilihnya pemimpin yang dapat mewujudkan tujuan negara sesuai dengan amanat UUD 1945. (Ridwan/Red)

foto bersama