Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Wonosobo dan FKSP UNSIQ Teken PKS, Perkuat Sinergi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pengawasan Partisipatif

PKS FKSP

Penandatanganan PKS dilakukan langsung oleh Dekan FKSP UNSIQ, Irwan Abdu Nugraha, S.IP., M.Si., dan Ketua Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Ir. Sarwanto Priadhi pada Senin (22/6/2026).

WONOSOBO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Wonosobo melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Komunikasi dan Sosial Politik (FKSP) UNSIQ Wonosobo pada Senin (22/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Dekan FKSP UNSIQ tersebut dihadiri oleh seluruh pimpinan Bawaslu Kabupaten Wonosobo.

Penandatanganan PKS dilakukan langsung oleh Dekan FKSP UNSIQ, Irwan Abdu Nugraha, S.IP., M.Si., dan Ketua Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Ir. Sarwanto Priadhi. Kerja sama ini berfokus pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta penguatan pengawasan partisipatif dalam penyelenggaraan pemilu dan demokrasi.

Dalam sambutannya, Dekan FKSP UNSIQ Irwan Abdu Nugraha menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, mahasiswa membutuhkan lebih banyak wawasan praktis terkait kepemiluan untuk melengkapi pengetahuan teoritis yang diperoleh di bangku kuliah.

“Mahasiswa kami sangat membutuhkan praktisi di bidang kepemiluan untuk menambah wawasan mereka. Selama ini mereka banyak memperoleh pengetahuan teoritik, namun juga perlu mendapatkan pengalaman dan perspektif praktis terkait pemilu. Di sisi lain, kerja sama ini juga dapat menambah referensi dan pengetahuan bagi dosen dalam pelaksanaan penelitian sehingga terjadi pertukaran ilmu dan gagasan antara kedua lembaga,” ungkapnya.

Ia berharap kerja sama yang terjalin dapat berjalan secara sinergis dan berkelanjutan, terlebih menjelang dinamika kepemiluan yang mulai menghangat menuju Pemilu 2029. Menurutnya, hasil-hasil riset dari perguruan tinggi dapat menjadi salah satu kontribusi nyata bagi penguatan pengawasan pemilu yang dilakukan oleh Bawaslu.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Ir. Sarwanto Priadhi, menyampaikan bahwa kehadiran Bawaslu di lingkungan perguruan tinggi merupakan bentuk penghormatan terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya untuk terus memperbarui pengetahuan dan wawasan dalam bidang kepemiluan.

“Kehadiran Bawaslu menunjukkan bahwa kami menghormati pendidikan tinggi karena banyak ilmu yang dapat diserap untuk memperkuat kapasitas pengawasan pemilu. Kami berharap ke depan dapat menghadirkan bapak dan ibu dosen untuk memberikan pencerahan dan masukan kepada kami dalam menghadapi tahapan pemilu yang akan datang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Bawaslu perlu mempersiapkan diri sejak dini menghadapi Pemilu 2029, termasuk melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam menciptakan ruang-ruang diskusi dan pengembangan kapasitas bersama. Menurutnya, tantangan dalam merekrut dan menyiapkan tenaga pengawas yang kompeten memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi.

“Kami mencoba memperluas jaringan dan membangun pendekatan dengan berbagai pihak. Dokumen kerja sama ini akan kami terjemahkan ke dalam program-program nyata agar memberikan nilai tambah bagi kedua lembaga. Harapan kami, kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi institusi masing-masing sekaligus berkontribusi bagi bangsa dan negara melalui penyelenggaraan pemilu yang lancar dan demokrasi yang semakin berkualitas,” tambahnya.

PKS FKSP 2

Setelah penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Bawaslu Kabupaten Wonosobo dan FKSP UNSIQ. Acara kemudian ditutup dengan diskusi bersama yang membahas berbagai peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan pengawasan partisipatif menuju Pemilu dan Pemilihan yang berintegritas.

Penulis : Humas Bawaslu