Bawaslu Wonosobo Ikuti Kursus Orientasi Singkat (KOS) Gerakan Pramuka dalam Meningkatkan Pengawasan Partisipatif
|
Wonosobo — Bawaslu Kabupaten Wonosobo mengikuti kegiatan Kursus Orientasi Singkat (KOS) Gerakan Pramuka yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah secara daring melalui Zoom pada Kamis, (23/04/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat Bawaslu Wonosobo dan diikuti oleh seluruh pimpinan serta staf.
Dalam sambutannya, Nur Kholiq selaku Majelis Pembimbing Satuan Karya Pramuka (Mabisaka) Bawaslu Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Kwarda Jawa Tengah dengan Bawaslu Jawa Tengah. Ia menekankan bahwa program ini bertujuan untuk mengembangkan pengawasan partisipatif sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017.
“Harapannya, partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu dapat semakin dimaksimalkan. Kolaborasi menjadi kunci agar pengawasan partisipatif mampu memberikan kontribusi yang optimal,” ujar Nur Kholiq.
Ia juga menambahkan bahwa setelah pelaksanaan KOS, pada bulan berikutnya akan dilaksanakan pendidikan pengawas partisipatif berbasis kepramukaan. Program ini menjadi bagian dari upaya kaderisasi menuju Pemilu 2029, dengan target melahirkan sekitar 1.500 kader baru dari unsur kepramukaan.
Sementara itu, Ketua Mabi Saka Bawaslu Jawa Tengah, Mohammad Amin, dalam arahannya menyampaikan bahwa tujuan utama KOS adalah memberikan pemahaman awal terkait fungsi Saka Adhyasta Pemilu.
“Kegiatan ini memberikan gambaran utuh mengenai pengawasan, demokrasi, serta pentingnya partisipasi masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa gerakan partisipatif menjadi sangat penting mengingat tahapan pemilu akan dimulai pada tahun 2027. Oleh karena itu, diperlukan kerja keras sejak dini untuk meningkatkan literasi demokrasi masyarakat, termasuk dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan maraknya hoaks di media sosial.
“Seluruh peserta diharapkan mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, serta mampu mengimplementasikan hasil pembelajaran di unit masing-masing. Ini adalah tanggung jawab bersama dalam mewujudkan demokrasi yang sehat,” tambahnya.
Memasuki sesi inti, peserta mendapatkan berbagai materi dari para narasumber yang berkompeten. Materi pertama disampaikan oleh S. Budi Prayitno yang membahas kebijakan Gerakan Pramuka, penyelarasan arah pembinaan, serta penguatan kelembagaan dalam mencetak anggota Saka yang kompeten dan berkarakter.
Materi kedua disampaikan oleh Agus Ngaderiyanto terkait dinamika kelompok dan fundamental kepramukaan (PDKMK). Selanjutnya, materi ketiga oleh Hari Widarto membahas manajemen satuan karya.
Adapun materi keempat disampaikan oleh Ristinah yang mengulas peran, tugas, dan fungsi orang dewasa dalam satuan karya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Wonosobo diharapkan semakin siap dalam memperkuat pembinaan dan kelembagaan, serta mendorong pengawasan partisipatif berbasis masyarakat melalui sinergi dengan gerakan kepramukaan.
Penulis : Humas Bawaslu