Bawaslu Wonosobo Perkuat Sinergi Demokrasi Bersama Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Wonosobo
|
WONOSOBO - Bawaslu Kabupaten Wonosobo melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi dengan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Wonosobo di Pondok Pesantren Nurun ‘Alanur pada Jumat (27/02/2026) dan disambut langsung oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Wonosobo yang juga merupakan pimpinan Pondok Pesantren Nurun ‘Alanur, didampingi jajaran pengurus pondok pesantren.
Ketua Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Ir. Sarwanto Priadhi, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun kolaborasi strategis dalam penguatan demokrasi di Kabupaten Wonosobo.
“Pertama, kami sowan dan bersilaturahmi, semoga menjadi berkah bagi kita semua. Kedua, kami menyampaikan terima kasih atas dukungan moral dari PCNU sehingga pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan lancar. Ketiga, kami memohon kesediaan untuk dapat mengisi kultum pada bulan Ramadan, khususnya terkait pengembangan demokrasi agar ke depan semakin baik dan berkualitas,” ujar Sarwanto.
Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi antara penyelenggara pengawas pemilu dan elemen masyarakat, khususnya kalangan pesantren, dalam menjaga stabilitas serta kualitas proses demokrasi yang berintegritas.
Sementara itu, KH. Abdul Rokhman Effendi, Alh, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Wonosobo, menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran Bawaslu Kabupaten Wonosobo. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara Nahdlatul Ulama (NU) dan seluruh stakeholder dalam menjalankan amanah jabatan serta mengawal pelaksanaan demokrasi yang dinamis.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bawaslu. Ke depan, penting bagi seluruh unsur, termasuk NU dan stakeholder lainnya, untuk tetap selaras dan bersinergi dalam memangku tanggung jawab serta menjaga demokrasi yang penuh dinamika ini,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Wonosobo berharap terjalin komunikasi yang semakin erat dan kolaboratif dengan PCNU Kabupaten Wonosobo guna mewujudkan demokrasi yang kondusif, bermartabat, dan berkelanjutan.
Penulis : Humas Bawaslu