Dorong Pendidikan Demokrasi, Bawaslu Wonosobo Jalin MoU dengan SMK Andalusia
|
WONOSOBO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Wonosobo menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Andalusia Wonosobo tentang pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (17/11/2025) di SMK Andalusia Wonosobo.
Penandatanganan MoU ini menjadi landasan kerja sama dalam upaya peningkatan mutu pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia, khususnya dalam rangka meningkatkan kualitas partisipasi masyarakat, terutama pelajar, dalam kepemiluan dan demokrasi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Sarwanto Priadhi, menyampaikan apresiasi atas terbukanya ruang kerja sama antara Bawaslu Wonosobo dan SMK Andalusia. Menurutnya, MoU ini diharapkan mampu ditindaklanjuti dalam berbagai program konkret.
“Terima kasih karena Bawaslu Wonosobo telah diberi ruang untuk menjalin kerja sama melalui penandatanganan MoU ini. Harapannya, MoU ini dapat membuka berbagai kegiatan kolaboratif ke depan,” ujar Sarwanto.
Ia menambahkan bahwa Bawaslu Wonosobo siap berkontribusi dalam penguatan pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah.
“Kami berharap kerja sama ini dapat mendukung pembentukan sumber daya manusia yang memiliki kesadaran demokrasi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMK Andalusia Wonosobo, Ahmad Sukron Khafifi, menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan komitmen Bawaslu Wonosobo dalam mendukung dunia pendidikan. Ia berharap MoU tersebut dapat memperkuat sinergi yang berdampak langsung bagi sekolah dan peserta didik.
“Dengan adanya MoU ini, kami berharap kerja sama dapat terjalin lebih luas. Kami juga berharap Bawaslu Wonosobo dapat membantu mengenalkan nilai-nilai demokrasi kepada siswa, termasuk melalui pembelajaran sosial dan kegiatan praktik seperti PKL,” ungkap Ahmad Sukron.
Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman ini, Bawaslu Kabupaten Wonosobo dan SMK Andalusia Wonosobo berkomitmen membangun sinergi berkelanjutan dalam pengembangan pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan partisipasi demokrasi di lingkungan sekolah.
Penulis : Humas Bawaslu