Lompat ke isi utama

Berita

Jumat Sehati, Dari Olahraga Menuju Penguatan Budaya Kerja

foto

Bawaslu Kabupaten Wonosobo melaksanakan kegiatan Jumat Sehati pada Jumat (13/2/2026)

WONOSOBO – Bawaslu Kabupaten Wonosobo melaksanakan Jumat Sehati pada Jumat (13/2/2026) yang diikuti oleh pimpinan dan seluruh staf sebagai bagian dari upaya membangun kebersamaan serta menjaga kebugaran. Kegiatan diawali dengan senam pagi bersama di halaman Kantor Bawaslu Wonosobo, kemudian dilanjutkan olahraga badminton di Sanera Sport Center.

Aktivitas tersebut tidak hanya dimaknai sebagai olahraga rutin, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial yang memperkuat solidaritas internal lembaga. Kegiatan ini menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih cair, serta menumbuhkan rasa kebersamaan antarpegawai.

Dalam perspektif sosiologi, olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan fenomena sosial yang merepresentasikan nilai, norma, dan struktur sosial dalam suatu komunitas. Melalui kegiatan bersama, individu belajar tentang kerja sama, kedisiplinan, dan solidaritas yang kemudian berpengaruh terhadap pola relasi serta budaya kerja organisasi.

Pendekatan fungsionalisme bahkan memandang olahraga sebagai elemen penting dalam menjaga keseimbangan sosial karena mampu memperkuat kohesi kelompok. Gagasan tersebut sejalan dengan pemikiran Johan Huizinga dalam bukunya Homo Ludens: A Study of the Play-Element in Culture yang menempatkan aktivitas bermain sebagai unsur fundamental dalam pembentukan budaya manusia. 

Konsep Homo Ludens atau “manusia yang bermain” menunjukkan bahwa bermain bukan sekadar hiburan, melainkan bagian esensial kehidupan yang sama pentingnya dengan bekerja dan berpikir. Dalam konteks sosiologi olahraga, aktivitas seperti senam atau badminton dipahami sebagai bentuk permainan yang telah berkembang menjadi institusi sosial dengan makna budaya yang membentuk perilaku individu sekaligus interaksi sosialnya di ruang publik.

Melalui kegiatan Jumat Sehati, Bawaslu Kabupaten Wonosobo berupaya menegaskan bahwa olahraga bukan hanya aktivitas rutin, tetapi juga strategi untuk memperkuat hubungan sosial, membangun semangat kolektif, serta mendukung terciptanya budaya kerja yang sehat dan kolaboratif.

Penulis : Humas Bawaslu