Monday Spark Bawaslu Wonosobo Perkuat Keterbukaan Informasi Publik
|
WONOSOBO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Wonosobo melaksanakan kegiatan Monday Spark ke-2 di Ruang Rapat Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Senin (26/01/2026). Kegiatan ini dilaksanakan setelah apel pagi dan diikuti oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Wonosobo serta seluruh jajaran staf sekretariat.
Monday Spark ke-2 dibuka oleh Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO), Nasir Salasa. Dalam pengantarnya, Nasir menyampaikan bahwa apel pagi memiliki fungsi penting untuk memastikan kesiapan kerja sekaligus memantau kondisi kesehatan seluruh pegawai.
“Apel pagi menjadi sarana untuk memastikan bahwa seluruh pegawai siap bekerja dan dalam kondisi sehat,” ujarnya.
Pada sesi materi, Anggota Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Ariantono, memaparkan progres pengelolaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Bawaslu Wonosobo. Ia menjelaskan bahwa setiap divisi diharapkan menyerahkan dokumen kepada pengelola PPID untuk kemudian dilakukan proses seleksi guna menentukan kelayakan publikasi.
“Tidak semua dokumen bisa langsung dipublikasikan. Perlu dikaji mana yang dapat dikonsumsi publik dan mana yang bersifat internal,” jelas Ariantono.
Ia menambahkan bahwa dokumen yang dinyatakan layak akan diolah agar menjadi informasi yang informatif, mudah dipahami, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Sarwanto Priadhi, menegaskan bahwa semakin banyak informasi dan dokumen yang diunggah melalui PPID, maka kualitas keterbukaan informasi publik Bawaslu Wonosobo juga akan semakin baik. Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menentukan jenis dokumen yang dipublikasikan.
“Misalnya, dokumen hasil pemeriksaan tidak untuk konsumsi publik. Kita harus mempertimbangkan aspek kerahasiaan dan kepatutan,” tegasnya.
Sarwanto juga menambahkan bahwa pengelolaan PPID yang baik akan menjadi nilai tambah dalam penilaian keterbukaan informasi publik.
“Paling tidak kita sudah mencicil untuk penilaian keterbukaan informasi publik agar tidak mendadak. Kita harus memiliki nilai tambah dalam pelayanan informasi,” pungkasnya.
Selain itu, Sarwanto turut menyampaikan rencana program kunjungan konsolidasi ke partai politik yang akan dimulai pada pekan ini, serta rencana penjajakan dan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Fakultas Hukum dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Sosial Politik (FKSP) UNSIQ, serta Perpustakaan UNSIQ.
“Insyaallah minggu depan kita akan mulai kunjungan untuk kerja sama dengan Fakultas Hukum, FKSP UNSIQ, serta Perpustakaan UNSIQ,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan Monday Spark ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Wonosobo semakin solid, serta siap meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik kepada masyarakat.
Penulis : Humas Bawaslu