Lompat ke isi utama

Berita

Podcast Bawaslu Wonosobo Bahas Peran Gen Z dalam Pengawasan Pemilu

Podcast

Bawaslu Kabupaten Wonosobo menggelar podcast bertema “Gen Z Wonosobo : Bukan Cuma Nyoblos, Tapi Ngawasi" pada Rabu (28/01/2026)

WONOSOBO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Wonosobo menggelar podcast bertema “Gen Z Wonosobo: Bukan Cuma Nyoblos, Tapi Ngawasi” pada Rabu (28/01/2026) di Studio Podcast Bawaslu Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Bawaslu Kabupaten Wonosobo.

Podcast menghadirkan narasumber dari Kader Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Bawaslu Wonosobo, yakni Cika Amalia Maharani dan Caissar Naufal Aqdhan, dengan dipandu oleh Damar Sugotro. Diskusi mengangkat peran strategis Generasi Z dalam menjaga kualitas demokrasi dan pengawasan pemilu.

Dalam diskusi tersebut, Cika Amalia Maharani menegaskan bahwa Generasi Z sejatinya tidak apatis terhadap demokrasi, namun memiliki cara tersendiri dalam mengekspresikan kepedulian.

“Gen Z itu sebenarnya peduli. Kita banyak menyuarakan pendapat lewat media sosial. Tinggal bagaimana kita mengisinya dengan konten yang berkaitan dengan pemilu dan demokrasi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keberanian anak muda untuk menyampaikan aspirasi dan mengawal janji politik para pemimpin.

“Sebagai Gen Z, kita jangan takut untuk menyuarakan pendapat, sekecil apa pun. Suara itu penting dan suatu saat pasti didengar,” tambahnya.

Sementara itu, Caissar Naufal Aqdhan menyampaikan bahwa peran Generasi Z dalam demokrasi tidak hanya sebatas menggunakan hak pilih, tetapi juga terlibat aktif dalam pengawasan pemilu.

“Gen Z itu bukan cuma nyoblos, tapi juga bisa menjadi pengawas partisipatif. Kepedulian bisa dilakukan lewat komunitas, organisasi, maupun media sosial,” jelasnya.

Dalam podcast tersebut juga dibahas tantangan pengawasan pemilu di era digital, termasuk maraknya hoaks dan disinformasi. Para narasumber sepakat bahwa literasi digital menjadi kunci utama agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan.

“Kita tidak boleh langsung percaya satu sumber. Harus dicek dan dibandingkan dengan sumber lain yang terverifikasi,” ujar Caissar.

Selain itu, Cika menambahkan bahwa kader P2P memiliki peran penting dalam mendampingi masyarakat untuk mengawal hak pilih serta berani melaporkan dugaan pelanggaran pemilu.

“Masyarakat jangan takut melapor jika melihat pelanggaran. Kita sebagai kader siap mendampingi agar demokrasi berjalan jujur dan adil,” tegasnya.

Melalui podcast ini, Bawaslu Kabupaten Wonosobo berharap Generasi Z semakin sadar bahwa demokrasi tidak berhenti di bilik suara, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan pengawasan bersama.

Kegiatan ini sejalan dengan semangat Bawaslu, “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu,” serta menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan pemilu yang partisipatif dan inklusif di Kabupaten Wonosobo.

Penulis : Humas Bawaslu