Tumbuhkan Etos Kerja, Wujudkan Profesionalisme
|
WONOSOBO – Bawaslu Kabupaten Wonosobo menggelar Monday Spark di ruang rapat Kantor Bawaslu Kabupaten Wonosobo yang diikuti oleh pimpinan dan seluruh staf sekretariat, Senin (08/06/2026). Kegiatan ini di isi oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Sarwanto Priadhi, yang menyampaikan materi dengan judul “Tumbuhkan Etos Kerja, Wujudkan Profesionalisme” sebagai bagian dari upaya penguatan budaya kerja dan peningkatan kinerja kelembagaan.
Dalam pemaparannya, Sarwanto Priadhi mengajak untuk merefleksikan kontribusi yang telah diberikan kepada lembaga. Melalui pertanyaan mengenai seberapa besar kontribusi yang diberikan dan bagaimana kontribusi tersebut diwujudkan dalam pekerjaan sehari-hari, peserta diajak menempatkan etos kerja sebagai fondasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Etos kerja merupakan sikap terhadap pekerjaan yang tercermin melalui tanggung jawab, kedisiplinan, dedikasi, dan komitmen yang tercermin dalam perilaku nyata sehari-hari.
Pandangan sosiolog Jerman, Max Weber, dalam karyanya The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism menjelaskan bahwa kemajuan organisasi sangat dipengaruhi oleh budaya kerja yang dibangun melalui disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan komitmen terhadap tugas. Weber melihat etos kerja sebagai kekuatan yang mampu mendorong produktivitas sekaligus membentuk karakter individu dalam menjalankan perannya di dalam organisasi. Perspektif ini relevan dengan upaya Bawaslu dalam memperkuat budaya kerja yang profesional dan berintegritas.
Sejalan dengan itu, Abraham Maslow melalui teori hierarki kebutuhan menjelaskan bahwa manusia memiliki dorongan untuk mencapai aktualisasi diri. Dalam dunia kerja, hal tersebut tercermin melalui keinginan untuk terus belajar, mengembangkan kapasitas, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi. Dengan demikian, etos kerja tidak hanya lahir dari kewajiban, tetapi juga dari kesadaran untuk terus bertumbuh dan bermanfaat.
Dalam Monday Spark ini, Sarwanto Priadhi menjelaskan bahwa etos kerja dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti motivasi, lingkungan kerja, kepemimpinan, budaya organisasi, serta kesempatan pengembangan diri. Karena itu, etos kerja perlu dibangun melalui kebiasaan mengelola pekerjaan dengan baik, fokus pada tanggung jawab, serta menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan waktu istirahat.
Lebih lanjut, etos kerja tercermin dalam karakter positif seperti disiplin, menghargai waktu, memiliki inisiatif, jujur dan bertanggung jawab, berdedikasi, terbuka terhadap kritik dan saran, serta memperhatikan kualitas pekerjaan. Karakter-karakter tersebut menjadi modal penting dalam membangun organisasi yang produktif dan dipercaya publik.
Menariknya, kegiatan ini ditutup oleh manifesto dedication of life dari Presiden Soekarno, bahwa makna hidup dapat ditemukan melalui pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat. Nilai pengabdian inilah yang menjadi energi bagi setiap insan pengawas dalam menjalankan tugas menjaga demokrasi.
Melalui kegiatan Monday Spark, Bawaslu Kabupaten Wonosobo berkomitmen untuk terus menumbuhkan budaya kerja yang profesional, dan berorientasi pada pelayanan guna memperkuat kinerja kelembagaan dan kepercayaan publik.
Penulis : Humas Bawaslu