Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Wonosobo Ikuti Literasi Pojok Pengawasan Volume 23

Literasi Pojok Pengawasan

Tangkapan layar Literasi Pojok Pengawasan Volume 23 bertema “Pengarusutamaan Isu Pemilu Inklusif dalam Pengawasan Tahapan” yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah secara daring, Senin (2/11).

WONOSOBO – Bawaslu Kabupaten Wonosobo mengikuti Literasi Pojok Pengawasan Volume 23 bertema “Pengarusutamaan Isu Pemilu Inklusif dalam Pengawasan Tahapan” yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah secara daring, Senin (2/11).

Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin, menegaskan bahwa pemilu inklusif harus menjamin kesempatan berpartisipasi secara setara, adil, dan tanpa diskriminasi bagi seluruh warga negara, termasuk kelompok rentan.

Menurutnya, pemilu inklusif tidak hanya mencakup penyandang disabilitas, tetapi juga kelompok lanjut usia, masyarakat adat, pekerja migran, dan masyarakat marginal yang berpotensi menghadapi hambatan dalam menggunakan hak politiknya.

Amin menekankan pentingnya mengintegrasikan perspektif inklusif dalam seluruh tahapan pemilu, termasuk pengawasan dan penyusunan Indeks Kerawanan Pemilu. Upaya tersebut perlu diperkuat melalui kolaborasi dan pengawasan partisipatif dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam mengawal pemilu yang adil, aksesibel, dan memberikan ruang partisipasi bagi seluruh warga negara.

Penulis : Humas Bawaslu