Konsolidasi Demokrasi di Tlogojati, Perkuat Desa Anti Politik Uang
|
Wonosobo – Bawaslu Kabupaten Wonosobo melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi di Desa Tlogojati, Kecamatan Wonosobo, pada Kamis (2/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Tlogojati. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Wonosobo, Sarwanto Priadhi, Anggota Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Ariantono, serta staf, dan Pemerintah Desa Tlogojati.
Kepala Desa Tlogojati, Wayan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bawaslu Kabupaten Wonosobo yang selama ini terus menjalin komunikasi dan pendampingan kepada desa. Menurutnya, kehadiran Bawaslu sangat penting, terutama menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
"Saya berharap Bawaslu hadir ketika perhelatan Pilkades di desa kami. Warga desa biasanya lebih menerima masukan dari narasumber yang berasal dari instansi di luar desa. Sementara jika pemerintah desa yang menyampaikan, terkadang masyarakat kurang memperhatikan," ujar Wayan.
Ia juga menyoroti praktik politik uang yang menurutnya berawal dari kebiasaan sebagian peserta pemilu memberikan iming-iming kepada masyarakat agar memilih calon tertentu. Kebiasaan tersebut, lanjutnya, berpotensi terbawa hingga penyelenggaraan pemilihan di tingkat desa.
"Kami berharap seluruh peserta pemilu maupun pemilihan tidak lagi mempraktikkan politik uang. Pada dasarnya, tanpa adanya politik uang pun masyarakat desa tetap memiliki antusiasme yang tinggi untuk menggunakan hak pilihnya," tambahnya.
Desa Tlogojati merupakan salah satu Desa Anti Money Politik binaan Bawaslu Kabupaten Wonosobo yang dideklarasikan pada tahun 2021. Sejak deklarasi tersebut, Bawaslu dan Pemerintah Desa Tlogojati terus menjalin kerja sama dalam berbagai program, mulai dari pemutakhiran data pemilih, pendidikan demokrasi, hingga upaya pencegahan praktik politik uang.
Komitmen masyarakat Desa Tlogojati dalam menolak politik uang juga telah terbukti dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa sebelumnya, yang berlangsung tanpa adanya praktik politik uang.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Sarwanto Priadhi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Tlogojati atas komitmen yang terus dijaga dalam mewujudkan demokrasi yang bersih dan berintegritas.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Tlogojati yang telah berkomitmen menolak praktik politik uang. Harapan kami, komitmen baik ini terus dilestarikan dan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Wonosobo bahkan di seluruh Indonesia," ujarnya.
Bawaslu Kabupaten Wonosobo juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Desa Anti Money Politik maupun Desa Pengawasan melalui kegiatan konsolidasi demokrasi dan pendidikan politik. Bawaslu siap memberikan pendampingan serta menjadi narasumber dalam berbagai kegiatan sosialisasi yang berkaitan dengan pengawasan Pilkades, pencegahan politik uang, maupun pendidikan demokrasi bagi masyarakat.
"Kami siap apabila pemerintah desa membutuhkan Bawaslu sebagai narasumber dalam sosialisasi pengawasan Pilkades, penolakan politik uang, maupun pendidikan demokrasi. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam membangun budaya demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas," pungkasnya.
Penulis : Humas Bawaslu